Tag Archives: Dialux

Dialux adalah Engineering software yang berasal dari German. Kelebihan dari software ini adalah tidak hanya mengandalkan dari sisi Engineer nya saja, namun juga dari sisi visualisasi. Dengan menggunakan Dialux, kita dapat mensimulasi ruang dengan menggunakan lampu yang benar – benar tersedia pada industry lampu dunia, Oleh karena itu hasil Kalkulasi dan Rendering akan menyerupai dengan keadaan yang sebenarnya. Pada Software ini, kita juga dapat memilih spesifikasi lampu yang kita inginkan, baik dari segi distribusi cahayanya, Klasifikasi lampu atau melihat diagram polar dari lampu tersebut, sehingga kita dapat memutuskan, jenis lampu seperti apa yang kita butuhkan pada project yang ingin digarap.

Modelling Ruang pada Dialux, dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu membuatnya langsung pada Dialux itu sendiri, atau dengan menggunakan bantuan importing from DWG/DFX. Sedangkan, untuk Modelling Furniture pada Dialux, dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu membuatnya langsung pada Dialux itu sendiri menggunakan Standard Elemen, Importing from SAT file, atau menggunakan importing 3DS (Untuk cara yang ini, hanya dapat digunakan pada Dialux mulai dari versi 4.5 saja).

Pada Dialux, kita dapat mensimulasikan 2 Pencahayaan, yaitu pencahayaan Buatan dan Alami. Sehingga kita dapat menentukan berapa titik lampu yang akan digunakan dengan spesifikasi lampu seperti apa dan dimana kita harus menentukan zoning saklar, apabila lampu sebagian zoning tidak lagi dibutuhkan di siang hari. Pada Dialux, kita juga dapat menggunakan Dimmer, sehingga Intensitas cahaya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan.

Dialux menggunakan Plug in Lampu yang dapat didownload di web site nya, serta mempunyai plug in bawaan sebagai rendering machine, yaitu POV Ray. Selain dapat memvisualisasikan dalam produk 2D, Dialux juga dapat membuat walk trough / Video ( Untuk Produk ini, hanya dapat dibuat pada Dialux mulai dari versi 4.4  saja).

Hampir semua karya saya, merupakan hasil dari menggunakan Produk Dialux. Saya belajar menggunakan Dialux berawal dari Mata Kuliah TF-3002 yaitu pada tahun 2006, Yang mengadakan praktikum menggunakan Dialux. Dosen Pengajar dari mata Kuliah ini adalah Bapak Nugroho Soelami. Karena ini merupakan mata kuliah yang diajarkan dari jurusan Teknik Fisika, maka dalam praktikum tersebut, hal yang lebih ditekankan adalah menggunakan dialux untuk proses kalkulasi saja. Namun, karena kebutuhan saya menggunakan Software 3D, maka saya mulai mempelajarinya lebih dalam, terutama dalam hal yang berkaitan dengan visualisasi.

Terima kasih buat pak Nugroho atas bantuannya dan inspirasinya selama ini,,, :)

berikut tutorial sederhana Dialux versi english,, Semoga bermanfaat :)

Tutorial DiaLux

It was my second project using Dialux 4.2 in 2006. I’ll tell u later,,,again,,, hehehhee


It was my last studio project,, OK, I’ll tell u about it later heheheh,,,,

Powered by Dialux 4.4, Pov Ray, Auto CAD 2D & 3D, Photoshop

It was one of my project in Internship Programmed, my position in this project as an assistant Interior designer

Powered by Dialux 4.4, Pov Ray, Auto CAD 2D & 3D, Photoshop

It was one of my project in Internship Programmed, my position in this project as an assistant Interior designer

Powered by Dialux 4.4, Pov Ray, Auto CAD 2D & 3D, Photoshop

Restaurant bergaya tradisional jawa ini, Dirancang identitasnya sesuai dengan nama restaurant dan jenis masakan yang dihidangkan. Oleh karena itu, saya membuat restaurant ini kental sekali dengan nuansa batiknya. Setiap pengunjung dapat menikmai makan sembari menikmati hasil Karya bangsa Indonesia yang sangat bernilai tinggi ini. Batik yang didisplay merupakan batik Indonesia, baik Batik pedalaman maupun pesisir. Diharapkan dengan adanya Restaurant seperti ini, tak hanya dapat menyajikan makanan dengan baik, namun juga tetap dapat melestarikan budaya bangsa. Konsep Maerial yang digunakan pun disesuaikan dengan tradisi rumah – rumah tradisional jawa yang sangat naural dan banyak menggunakan elemen kayu.

Powered by Dialux 4.4, Pov Ray, Auto CAD 2D & 3D, Photoshop

Perancangan Dapur ini disesuaikan dengan alur dari aktivitas yang dilakukan di dalamnya. Konsep desain dari dapur ini adalah, Modern, Fresh & Clean. Saya menggunakan warna Ungu dan permainan mozaik yang senada dengan warna ungu, agar tampilan dari dapur ini menjadi lebih segar. Pemakaian warna Putih dimaksudkan agar dapur terlihat bersih. Dalam konsep bentuk, saya banyak bermain dalam garis simetris, penggunaan roda roll pada beberapa tempat, seperti storage untuk tabung gas dan buangan sampah dapur, Hal ini agar treatment dari dapur ini akan lebih mudah. Selain itu penggunaan layar sentuh pada bagian kabinet, dimaksudkan untuk memudahkan si pengguna dalam melihat resep msakan yang disimpannya dalam bentuk soft copy.

Powered by Dialux 4.4, Pov Ray, Auto CAD 2D, Photoshop, Sketch Up 6

Konsep Desain dari Café ini adalah modern dengan sentuhan romantic. Pada konsep warna, saya menggunakan warna merah mawar, putih dan Hitam yang dapat memberikan efek romantic dan dramatis dari café ini. Pada lighting, saya gunakan lampu gantung pada setiap meja, hal ini dimaksudkan agar terciptanya atmosphere yg intim dan mendefiniskan ruang sehingga tercipta privacy ruang walau hanya dalam biasan cahaya.

Powered by Dialux 4.4, Pov Ray, Auto CAD 2D & 3D, Photoshop

Rotan merupakan salah satu Potensi besar alam Indonesia. Banyak sekali rotan yang dihasilkan dari Negara ini, namun kurang sekali animo desainer Indonesia untuk menjadi seorang desainer furniture rotan. Padahal rotan sangat digemari di Negara lain, terutama Jerman. Oleh karena itu, Pada Tingkat 3 Mata kuliah Desain Mebel3, saya dan teman – teman saya mempelajari lebih dalam mengenai furniture rotan, dalam hal ini lebih ditekankan untuk furniture kursi. Selain mempelajarinya di dalam kelas, kami juga mengadakan ekskursi ke sebuah pabrik rotan yang berada di Cirebon. Cirebon merupakan pusat industry rotan. Kami mengunjungi Pabrik Desainer Furniture terkenal, yaitu Mr. Yamakawa, seorang warga jepang, yang sekarang menghabiskan hari – hari tuanya di Indonesia. Beliau sangat banyak memberikan Pengetahuan mengenai rotan serta banyak memberikan masukan dan motivasi agar kelak ada dari kami yg dapat menjadi seorang desainer Furniture Rotan.

Kedua karya rotan saya memiliki konsep modern. Dalam hal ini, saya memanfaatkan batang – batang rotan yang memliki diameter 2 cm, Konsep keterikatan antar satu batang dengan batang yang lain, diharapkan dapat memberikan suatu image baru dari sebuah furnture rotan.

Powered by Dialux 4.4, Pov Ray, Auto CAD 2D & 3D, Photoshop